Aku

Aku
Di mana-mana ada aku
Aku mendahulukan diriku
Tak peduli siapa engkau

Walau
Orang-orang di sana butuh
Malah menjauh
Tak peduli jadi kacau

Kagumi aku
Ada emas berkilau
Topaz pun milik daku
Satu pun bukan milikmu

Aku, daku, dan diriku
Yang aku mau
Jauh di atas dirimu
Penguasa sejak dahulu

Tak kan kubiarkan kamu
Menghalangi jalanku
Kau kan bertekuk
Dengan patuh menunduk

Cukup Satu
Aku
Kan diiringi nafsu
Bisa menghancurkan dirimu

Jakarta Kota
24 Januari 2007 1.10 pm

Leave a Reply