RSS

Ditodong Masak

15 Sep

Dalam rangka acara bukber di rumah Om Husni (adeknya mama) hari Sabtu, 13 September 2008, gue dijemput langsung ke sana. Kebetulan Om Husni dan istrinya, Tante Lim, barusan belanja di Pasar Benhil. Selama perjalanan menuju Bekasi kita mampir-mampir buat beli makanan.

Nah, ternyata yang kurang dari hidangan adalah sayuran. Gue ditanyain ama Tante Lim apa gue bisa masak tumis sayuran. Gue jawab bisa dunk!! Ternyata eh ternyata gue ditodong aja ama Tante Lim buat masak Tumis Baby Kailan. Maklum aja Tante kan tipe wanita karier yang ga pernah masak.

Gue agak nervous lho ditodong gitu secara selama ini masakan gue untuk konsumsi pribadi dan orang-orang terdekat aja. Baru kali ini gue disuruh masak dalam porsi banyak dan untuk orang banyak. It’s my first debut hehehehe. Gue siy hayok aja buat nambah jam terbang masak.

Akhirnya gue mulai dengan mengupas dan mengiris bawang merah dan bawang putih. Mbok (pembokat Tante) bantuin motong dan bersihin baby kalian. Dengan membaca bismillah gue mulai tumis-menumis. Pas setengah jalan ada Tante Yuli (adeknya Tante Lim) yang ikutan mensupervisi masakan gue. Katanya kurang cabe. Yasud dia tambahin cabe merah dan ijo. Sebagai touch up (emangnya pake make-up?!), gue tambahin tuna.

Karena semua peserta lagi puasa, kakek (bokapnya Tante Lim) yang lagi ga puasa nyicipin hasilnya. Katanya pas banget deh😀 Setelah buka Mbak Ima (sepupu mama) muji hasil masakan gue enak koq. Alhamdulillah😀

Acaranya sendiri simpel tapi cukup khidmat. Sebelum buka, ada acara kultum yang diisi ama Mas Andri (suaminya Mbak Riz, sepupu gue). Ta’jil yang tersedia adalah bubur kampium dan jajanan pasar. Trus shalat maghrib berjamaan diimami oleh Pakde. Acara utama diisi dengan makan-makan dan bercengkerama santai.

Sayangnya, ga ada acara tarawih berjamaah. Well, mungkin ada kali ye tapi kita (keluarga dari Om Husni) keburu cabut duluan. Maklum lah rumahnya kan berjauhan. Takutnya kemaleman, kan ga enak buat yang dah sepuh. Gpp yang penting silaturahmi tetep nyambung antara kedua belah pihak keluarga🙂

 
3 Comments

Posted by on September 15, 2008 in daily, family & relatives, special occasion

 

3 responses to “Ditodong Masak

  1. OutOfTheMind

    September 15, 2008 at 6:34 am

    mau dimasakin juga!
    ntar kalo halal bihalal di surabaya, kamu ajah yang masak🙂

     
  2. dnial

    September 15, 2008 at 7:11 am

    Akhirnya gue mulai dengan mengupas dan mengiris bawang merah dan bawang putih. Mbok (pembokat Tante) bantuin motong dan bersihin baby kalian.

    *Shock*

    Ternyata..
    selama ini…
    keluargamu..
    Kamu…

    *lapor polisi*

     
  3. Wina Dahlan

    September 16, 2008 at 4:52 am

    @Rifqa: Siapa takut..?!

    @Dnial: Ampun, Nil!! Koreksi diterima heheheh thx buddy!

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: