RSS

Ikutan TOEIC

01 May

Tumben-tumbennya kantor dan ETS ngadain kerjasama. Kali ini karyawan minimal golongan 9 wajib ikutan TOEIC (Test of English for International Communication). Saya sempet bingung buat apa TOEIC kan ga umum tuh. Yang familiar kan TOEFL. Ternyata perbedaannya terutama fungsinya. Kalo TOEFL kan biasanya dipake buat seleksi masuk kerja atow perguruan tinggi. Kalo TOEIC dipake buat ngukur kemampuan orang untuk ikutan training di luar negri, buat support promosi juga siy.

Saya mah seneng-seneng aja ikutan tes gini. Lumayan kan buat hemat USD65 hehehe ;)Saya cuman modal pensil 2B dan penghapus. Kebetulan jadwal saya ikutan hari Jumat, 23 April 2010.

Saya baca di sini sebenernya tesnya terdiri dari empat bagian. Ada listening, reading, speaking, dan writing. Kenyataannya, tes yang saya ikutin cuman terbagi dalam dua bagian aja, yaitu listening dan reading. Waktunya cuman dua jam aja. Skor total berkisar antara 10-990.

Listening dan reading masing-masing terdiri dari 200 soal. Listening section terbagi dalam empat bagian lagi. Bagian pertama listening yang memadukan liat gambar. Pertanyaannya biasanya tentang apa yang dilakukan orang digambar dan hala-hal apa yang sesuai terlihat di gambar. Bagian kedua listening adalah pertanyaan singkat. Bagian ketiga adalah short conversation. Bagian keempat adalah dengerin kuliah ataow ceramah.

Kalo reading section saya lupa ada berapa bagian hehehe. Maaf yah, waktu itu saya kan serius ngerjain tes :p Yang jelas ada bagian yang kek TOEFL, yaitu milih frase yang salah. Kalo ga salah ada juga ngelengkapi kalimat. Yang jelas bagian terakhir ada reading baca paragraf cerita dan sebuah tulisan (ada advertising, letter, memo, note, etc).

Sebelum hari H tes, saya sempet download latian soalnya dari ETS. Overall lebih gampang kok pertanyaannya dibandingin ama TOEFL. Oopss….sori ga tau juga siy secara saya ga pernah ambil International TOEFL (neither PBT or IBT). Kenyataannya, yang menurut saya agak susah tuh di listening section. Soalnya waktunya singkat kita buat dengerin sekaligus buat jawab pertanyaan dan ngitemin jawaban di lembar jawaban. Lagian orang yang ngomong bener-bener kek ngomong aslinya, intonasinya ga dipelan-pelanin kek English course purpose. Ya iya lahhhh namanya juga conversation as if daily conversation orang native😀

Harapan saya semoga skor saya bagus. Kalo gitu kan saya bisa dikirim training yang ga tau kapan realisasinya di luar negri hohohoh. Dohhh jalan-jalan mulu niy pikirannya.

 
3 Comments

Posted by on May 1, 2010 in experince, office, thoughts

 

3 responses to “Ikutan TOEIC

  1. Allhands

    May 3, 2010 at 9:12 am

    Masih mending Win kalo native speaker. Coba kamu ngobrol sama orang India, lebih pusing lagi dengar mereka ngomong. Telinga kita mesti super peka dan otak mesti siaga penuh biar ngerti apa yang dia maksud.🙂 Sering-sering ngobrol sama orang India…Siapa tau kamu dikirim training ke Delhi

     
    • Asop

      May 4, 2010 at 9:44 am

      Apalagi orang SIngapura yang menggunakan singlish, singapore-english…😦
      Susah juga ngerti bhs inggris campuran dengan melayu dan mandarin. -__-‘

       
    • Wina Dahlan

      May 4, 2010 at 10:53 am

      Yoi man

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: